Aktivitas Harian Warga Terganggu, Warga Kuala Kapuas Desak Pihak Manajemen PDAM dapat memberikan Keterangan Resmi Penyebab Air PDAM Yang Mati Total.

KUALA KAPUAS, Sinarpaginews.com – Keluhan terkait pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kembali mencuat di Kabupaten Kapuas. Sejumlah warga Kota Kuala Kapuas mengeluhkan mandeknya distribusi air bersih yang terjadi selama beberapa hari terakhir, hingga mengganggu aktivitas harian mereka secara signifikan.

‎Berdasarkan pantauan dan laporan masyarakat di beberapa kawasan permukiman, suplai air PDAM mati total tanpa pemberitahuan resmi terlebih dahulu. Kondisi ini memaksa warga mencari alternatif lain, mulai dari membeli air isi ulang hingga memanfaatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

‎“Sudah 7 hari ini air PDAM mati total. Sehingga mau mandi pun kami terpaksa keluar biaya untuk beli air galon, sementara tagihan air PDAM tetap berjalan, sebagai warga kota Kuala Kapuas tentunya kami sangat keberatan dan dirugikan dengan air PDAM yang mati total ini,” ucap Khairul (31) warga Selat Barat, Selasa (25/8).

‎Kendati pun demikian, udin juga mengeluhkan hal yang sama dan menyesalkan minimnya transparansi dan respons cepat dari pihak pengelola PDAM. Mereka berharap agar tim teknis PDAM segera mungkin mengambil langkah agar semuanya dapat teratasi.  Mengingat air bersih merupakan kebutuhan vital primer masyarakat.

‎Hingga berita ini diturunkan, untuk mendesak manajemen PDAM Kabupaten Kapuas agar dapat menyampaikan penjelasan resmi terkait penyebab air PDAM yang mati total beberapa pekan ini melalui jumpa Pers.

‎Gangguan seperti apakah, karena kerusakan teknis pada pipa induk, kendala mesin pompa, atau proses pemeliharaan jaringan?

‎Kepastian waktu pemulihan distribusi air sangat diharapkan oleh masyarakat luas bukan perorangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *