Charles Gozali Bawa Horor-Aksi “Tumbal Darah” Jadi Pengalaman Sinematik Ekstrem

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA — Sutradara Charles Gozali kembali menegaskan visinya dalam menghadirkan sinema Indonesia yang tak biasa. Lewat film terbarunya, Tumbal Darah, ia membawa genre horor-aksi ke level baru—lebih intens, lebih brutal, dan lebih emosional. Film produksi MAGMA Entertainment bersama sejumlah rumah produksi ini resmi melangsungkan gala premiere dan konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2025.

Dari awal acara, atmosfer tegang dan penasaran terasa di antara para tamu. Saat lampu bioskop padam dan layar mulai menampilkan adegan pembuka, suara teriakan penonton langsung pecah. “Tumbal Darah bukan hanya soal takut, tapi soal bagaimana rasa takut itu terasa hidup,” kata Charles Gozali seusai penayangan. “Kami ingin penonton tidak sekadar menonton, tapi ikut masuk ke dunia yang kami bangun.”

Film ini memadukan tiga elemen utama: horor yang mencekam, aksi yang intens, dan drama yang menyentuh sisi kemanusiaan. Menurut Charles, keseimbangan itu yang paling menantang. “Sulit sekali membuat teror dan emosi berjalan seirama,” ujarnya. “Tapi kami ingin membuktikan bahwa film horor Indonesia bisa punya kedalaman dan daya ledak yang sama dengan film aksi.”

Produser Linda Gozali dari MAGMA Entertainment menyebut Tumbal Darah sebagai bentuk dedikasi terhadap film nasional. “Kami selalu berkomitmen menghadirkan sesuatu yang berbeda. Tumbal Darah adalah wujud eksplorasi kami dalam membawa genre horor ke ranah yang lebih sinematik,” katanya.

Antusiasme penonton pada malam gala pun membuktikan hal itu. Setelah film berakhir, tepuk tangan panjang menggema di ruang pemutaran. Beberapa penonton bahkan mengaku sulit bernapas selama adegan-adegan menegangkan berlangsung. “Ini gila! Terornya nggak berhenti dari awal sampai akhir,” ujar salah seorang penonton sambil tertawa lega.

Barisan pemain yang tampil pun mencuri perhatian. Martino Lio, Sallum Key, Donny Alamsyah, Agla Artadila, Aksara Dena, Rania Putrisari, dan Epy Kusnandar tampil total dalam setiap adegan. Charles mengaku beruntung memiliki jajaran aktor yang berani mengambil risiko. “Mereka nggak hanya akting, tapi benar-benar berjuang secara fisik dan emosional. Saya salut,” ujarnya.

Film ini sebelumnya sudah menarik perhatian lewat penayangan perdananya di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024, yang langsung sold out. Menurut Linda, respon di JAFF menjadi dorongan besar untuk rilis nasional. “Itu tanda bahwa publik haus akan film Indonesia yang berani berbeda,” katanya.

Tak berhenti di layar, Tumbal Darah juga hadir dalam bentuk wahana horor bertajuk Klinik Setan, yang bisa dinikmati di Trans Studio Cibubur mulai 17 Oktober hingga 6 November 2025. “Kami ingin membawa pengalaman sinematik ke dunia nyata. Jadi, setelah nonton filmnya, kamu bisa benar-benar ‘masuk’ ke dunianya,” ujar Linda.

Menariknya, penonton juga mendapat suguhan kejutan: teaser eksklusif film terbaru MAGMA yang masih berada dalam semesta Qodrat Universe. “Kami sedang membangun dunia yang saling terhubung. Tumbal Darah adalah bagian dari perjalanan besar itu,” ungkap Charles.

Untuk penggemar yang ingin menjadi saksi pertama, Advance Ticket Sales (ATS) dibuka pada 18 Oktober 2025 di 11 kota besar, dengan promo spesial Buy One Get One Free. Film Tumbal Darah akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 Oktober 2025.

“Kalau film ini membuatmu menjerit, berarti kami berhasil,” kata Charles sambil tersenyum. “Karena tujuan kami bukan cuma menakuti, tapi membuat penonton merasakan ketegangan hidup-hidup.”***

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *