SINARPAGINEWS.COM, PESAWARAN – Donny Pur menjalani sidang tesis terbuka Program Magister Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Lampung pada Jumat, 24 Juli 2026. Dalam sidang yang digelar di Ruang Sidang Lantai 2 STEBI Lampung, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, ia mempresentasikan penelitian mengenai pengembangan industri perhotelan halal melalui skema pembiayaan syariah.
Tesis yang dipertahankan berjudul “Pengaruh Asset Backed Financing dan Pembiayaan Investasi Syariah terhadap Pengembangan Industri Perhotelan Halal di Indonesia.” Penelitian tersebut menyoroti pentingnya model pembiayaan berbasis aset (asset backed financing) sebagai instrumen yang dinilai mampu memperkuat industri perhotelan halal sekaligus menjaga prinsip kehati-hatian dalam investasi syariah.
Sidang dipimpin Ketua Penguji Pratiwi Utami, M.E., Ph.D., dengan tim penguji Prof. Dr. Tulus Suryanto, M.M., Akt., C.A., dan Prof. Dr. Reza Ronaldo. Kegiatan dihadiri sivitas akademika STEBI Lampung dan berlangsung melalui diskusi ilmiah yang membahas metodologi penelitian, implementasi pembiayaan syariah di sektor perhotelan, hingga prospek hotel halal sebagai bagian dari industri pariwisata nasional.
Dalam pemaparannya, Donny mengatakan pengembangan industri perhotelan halal membutuhkan sistem pembiayaan yang tidak hanya sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga memiliki kepastian terhadap aset yang dibiayai.
“Konsep Asset Backed Financing memiliki potensi besar memperkuat struktur pembiayaan sektor perhotelan karena didukung aset riil yang mampu meningkatkan kepercayaan investor sekaligus menjaga prinsip kehati-hatian dalam investasi,” ujarnya.
Selain aktif di dunia akademik, Donny juga menjabat sebagai Presiden Direktur Pelangi Hotel Internasional (PHI Group), holding company yang bergerak di bidang perhotelan, pariwisata, resort, restoran, dan pembiayaan. Melalui perusahaan tersebut, ia mengembangkan konsep layanan berbasis nilai-nilai syariah, termasuk pengembangan hotel halal.
Penyelesaian studi ini juga menjadi capaian akademik tersendiri bagi Donny. Gelar Magister Ekonomi Syariah yang diraihnya merupakan gelar magister kelima sepanjang perjalanan pendidikannya. Saat ini, ia juga sedang menempuh Program Doktor (S3) Manajemen di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.
Menurut Donny, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi pengembangan diri maupun karier profesional.
“Pendidikan setinggi mungkin adalah impian saya sejak lulus S1 pada tahun 2000. Bagi saya, pendidikan bukan hanya menjadi pembuktian diri, tetapi juga investasi jangka panjang. Berkuliah membuka wawasan, memperluas cara berpikir, serta menghadirkan jaringan kolaborasi yang sangat berharga. Saya percaya proses belajar tidak mengenal batas usia,” kata dia.
Sementara itu, Prof. Tulus Suryanto menilai Program Magister Ekonomi STEBI Lampung terus berkembang dengan menghasilkan lulusan yang memiliki keseimbangan antara kompetensi akademik dan pengalaman praktis.
Menurut dia, program tersebut dirancang untuk melahirkan lulusan yang mampu memahami teori ekonomi syariah sekaligus mengimplementasikannya di dunia usaha, industri, pemerintahan, maupun sektor keuangan syariah.
“Kami didukung tenaga pengajar dari kalangan akademisi dan praktisi sehingga proses pembelajaran lebih aplikatif. Dengan capaian akreditasi unggul yang telah diraih institusi, kami optimistis lulusan STEBI Lampung dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia,” ujarnya.
STEBI Lampung terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan ekonomi dan bisnis Islam. Melalui penelitian seperti yang dilakukan Donny Pur, kampus tersebut mendorong lahirnya gagasan yang dapat menjadi referensi bagi akademisi, regulator, lembaga keuangan syariah, serta pelaku industri dalam mengembangkan ekosistem perhotelan halal yang kompetitif dan berkelanjutan di Indonesia.**






