SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – Legenda musik Indonesia, Iwan Fals, resmi ditetapkan sebagai penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXI Tahun 2025 untuk kategori seni dan budaya. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers di Lobby Utama Bakrie Tower, Selasa, 19 Agustus 2025.
Dewan Juri yang diketuai Prof. Sofia W. Alisjahbana, Rektor Universitas Bakrie, menegaskan bahwa penetapan dilakukan secara independen dan tanpa keterlibatan pihak keluarga penyelenggara. “Iwan Fals memenuhi kriteria yang kami tetapkan. Karya-karyanya memberikan dampak positif yang luas, mampu menjangkau lintas generasi, dan memiliki relevansi kuat dengan perkembangan sosial dan lingkungan saat ini,” ujarnya.
Proses seleksi berlangsung bertahap, mulai dari pengumpulan kandidat, penyaringan menjadi daftar pendek, hingga penilaian mendalam terhadap kontribusi masing-masing calon. “Dari seluruh kandidat, karya Iwan Fals menonjol karena kombinasi seni, pesan sosial, dan konsistensi dalam memberi inspirasi kepada masyarakat,” tambah Sofia.
Selain prestasi di dunia musik, konsistensi Iwan Fals dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan menjadi pertimbangan penting. Hampir di setiap penampilannya, ia menyertakan kegiatan penanaman pohon dan ajakan menjaga kelestarian alam. “Kami menilai dampak sosial dan lingkungan dari karya dan aktivitasnya sama pentingnya dengan prestasi artistik,” kata Sofia.
Pada ajang tahun ini, penghargaan juga diberikan kepada tokoh-tokoh inspiratif lain dalam berbagai bidang. Di bidang pemikiran sosial, Muhammad Chatib Basri diapresiasi atas kontribusinya dalam memperkuat dasar kebijakan fiskal nasional. Dalam ranah sains dan teknologi, Adi Rahman Adiwoso mendapat penghargaan sebagai pemimpin proyek satelit nasional yang memperluas akses komunikasi digital hingga pelosok negeri. Di bidang kesehatan, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama dinilai berjasa meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, sementara penghargaan lifetime achievement diberikan kepada Prof. Dr. Saparinah Sadli atas dedikasinya dalam perjuangan hak asasi manusia dan kesetaraan gender.
“Penghargaan Achmad Bakrie bukan sekadar memberikan tanda jasa, tetapi juga menyoroti tokoh yang karyanya memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Sofia menutup pernyataannya. Penetapan Iwan Fals menegaskan bahwa dedikasi, kreativitas, dan kebermanfaatan karya bagi masyarakat menjadi dasar utama bagi dewan juri dalam menentukan penerima penghargaan. *






