SINARPAGINEWS.COM, SEMARANG — Penyediaan layanan stem cell (sel punca) semakin mengukuhkan komitmen RSUD R. Syamsudin, S.H. (RS Bunut) untuk naik kelas menjadi rumah sakit rujukan dengan kemampuan penanganan kasus medis kompleks.
Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktur RS Bunut, H. Yanyan Rusyandi, S.E., M.Kes., dan Founder Stem Cell and Cancer Research (SCCR), Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si.Med., di Laboratorium SCCR, Nongkosawit, Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/3/2026).
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, yang turut menyaksikan langsung penandatanganan tersebut, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan standar pelayanan stem cell di RS Bunut, sekaligus menghadirkan teknologi medis terkini bagi masyarakat Sukabumi.
“Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya RS Bunut dalam memperkuat sistem rujukan kanker yang terintegrasi, sejalan dengan peluncuran layanan kemoterapi yang mulai berjalan penuh pada tahun 2026,” ujar Ayep Zaki.
Ia menambahkan, kerja sama antara SCCR dan RS Bunut mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas layanan medis daerah melalui inovasi teknologi sel punca serta penanganan kanker yang lebih komprehensif.
Menurutnya, SCCR merupakan industri farmasi berbasis riset dan pelayanan kesehatan yang telah berizin dari Kementerian Kesehatan serta mengantongi sertifikat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dari BPOM.
“Fokus kerja sama ini adalah pengembangan terapi regeneratif berbasis stem cell serta pemanfaatannya dalam riset kanker,” jelasnya.
Sebagai informasi, stem cell atau sel punca merupakan sel induk yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi berbagai jenis sel spesifik, seperti sel darah, saraf, maupun otot, serta berperan dalam memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
Ayep Zaki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kerja sama tersebut.
“Saya mengapresiasi manajemen RS Bunut dan tim ilmuwan SCCR. Ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi untuk terus mendukung inovasi yang berdampak pada peningkatan harapan hidup dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Red)






