SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA — Sinetron religi Istiqomah Cinta resmi tayang perdana sejak 9 Februari 2026 di SCTV. Drama keluarga bertema cinta, pengorbanan, dan kesetiaan ini dibintangi sejumlah aktor muda, di antaranya Arbani Yasiz, Cakrawala Airawan, dan Anjani Dina. Sejak penayangan awalnya, sinetron ini disebut menarik perhatian berkat konflik emosional yang kuat serta pesan religi yang kental.
YasminNapper kembali menantang kemampuan aktingnya lewat peran Khansa, perempuan tangguh yang harus menghadapi konflik batin berat dalam sinetron Istiqomah Cinta. Karakter tersebut menuntutnya tampil dalam intensitas emosi tinggi hampir di setiap adegan, mulai dari kesedihan mendalam hingga tekanan psikologis yang kompleks.
Dalam wawancara virtual pada Jumat, 13 Februari 2026, Yasmin mengungkapkan bahwa peran Khansa menjadi salah satu tantangan terbesarnya selama berkarier. Ia harus menjaga konsistensi emosi dalam jadwal syuting yang panjang sekaligus memastikan setiap adegan tetap terasa jujur dan natural.
“Khansa digambarkan sebagai perempuan tangguh, tetapi hidupnya penuh ujian sehingga ia hampir tidak punya waktu untuk dirinya sendiri. Di situlah tantangannya, karena aku harus menjaga emosi tetap hidup dari awal sampai akhir adegan,” ujarnya.
Selain itu, ia mengaku kerap menjalani adegan menangis berjam-jam dalam satu hari pengambilan gambar. Menurutnya, menjaga stamina fisik dan mental menjadi kunci agar performa tetap stabil.
“Kadang dari pagi sampai malam harus menangis terus. Bukan hanya soal teknik akting, tetapi bagaimana menjaga energi supaya emosi tetap terasa nyata dan tidak dipaksakan,” kata Yasmin.
Lebih jauh, Yasmin menuturkan bahwa pendalaman karakter dilakukan dengan memahami sisi psikologis Khansa sebagai sosok yang tegar namun naif. Ia menekankan pentingnya memahami latar belakang tokoh agar setiap ekspresi dan keputusan terasa masuk akal di layar.
Meski menghadapi tekanan emosional yang tinggi, proses syuting terasa lebih ringan berkat dukungan rekan pemain seperti Arbani Yasiz, Anjani Dina, dan Cakrawala Airawan. Kekompakan mereka tidak hanya terlihat saat syuting, tetapi juga di luar lokasi melalui grup percakapan bertajuk “500 Episode”, simbol harapan agar perjalanan sinetron ini berlangsung panjang.
Yasmin juga mengaku merindukan proyek sinetron jangka panjang setelah sebelumnya lebih banyak terlibat dalam film dan web series. Ia menilai kebersamaan yang terjalin selama produksi membuat proses membangun chemistry terasa lebih cepat dan kuat.
“Kebersamaan di lokasi itu membantu sekali. Ketika hubungan antar pemain sudah dekat, adegan emosional pun terasa lebih hidup karena ada rasa saling percaya,” tuturnya.
Kisah Istiqomah Cinta berfokus pada perjalanan Khansa yang harus menjalani hukuman penjara demi menutupi kesalahan saudara tirinya. Konflik keluarga, pengorbanan cinta, dan pencarian makna keikhlasan menjadi benang merah cerita yang disajikan kepada penonton.
Melalui peran tersebut, Yasmin berharap penonton dapat merasakan kedalaman emosi yang dihadirkan sekaligus menangkap pesan moral tentang kesabaran, pengorbanan, dan makna cinta yang tulus. “Semoga cerita ini bisa menyentuh hati penonton dan memberi refleksi tentang arti keikhlasan dalam menghadapi ujian hidup,” ujarnya.






