Trailer Film Bapakmu Kiper Resmi Dirilis, Suguhkan Drama Hangat Ayah dan Anak di Dunia Tarkam

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA – Entelekey Sinema Indonesia (ESI) merilis trailer dan poster resmi film Bapakmu Kiper di Epicentrum XXI, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026. Film yang akan tayang pada 3 September 2026 itu mengangkat relasi ayah dan anak yang renggang melalui latar sepak bola antar kampung (tarkam), budaya yang selama ini lekat dengan masyarakat Indonesia.

Trailer memperlihatkan hubungan Warto dan putranya, Dino, yang dipenuhi jarak akibat persoalan masa lalu. Pertandingan tarkam kemudian menjadi ruang bagi keduanya untuk membangun kembali kepercayaan, di tengah suasana pertandingan kampung yang riuh, penuh humor, sekaligus sarat emosi.

Aktor Fedi Nuril, yang memerankan Warto, mengatakan ketertarikannya terhadap film ini berangkat dari tema yang diangkat, yakni maskulinitas dan hubungan ayah dengan anak laki-laki.

“Maskulinitas selalu menjadi perdebatan dan terus berubah. Film ini mengajak kita melihat bagaimana seorang ayah berusaha dekat dengan anaknya, tetapi tetap memberi ruang agar anak bisa menentukan jalan hidupnya sendiri,” kata Fedi.

Menurut Fedi, pengalaman sebagai ayah dari tiga anak laki-laki membantunya memahami karakter Warto. Ia menilai banyak ayah ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya, tetapi sering kali kesulitan mengekspresikan kasih sayang dengan cara yang tepat.

“Saya ingin memahami bagaimana seorang ayah menunjukkan rasa sayang tanpa harus memaksakan kehendak. Jangan sampai karena ingin anak berhasil, justru menghalalkan segala cara,” ujarnya.

Fedi juga menilai dunia tarkam menjadi elemen penting dalam film ini. Selain menyajikan pertandingan sepak bola, tarkam juga memiliki budaya, tradisi, hingga mitos yang jarang diangkat ke layar lebar.

“Di tarkam ada cerita-cerita mistis, ada budaya yang unik. Tapi yang paling penting adalah nilai sportivitas. Menang dengan jujur akan selalu membanggakan, sedangkan kalah dengan cara yang benar membuat nurani tetap tenang,” katanya.

Sutradara Ody Harahap mengatakan drama ayah dan anak menjadi fondasi utama film, sedangkan tarkam dipilih sebagai ruang penceritaan karena memiliki karakter yang khas Indonesia.

“Fokusnya tetap hubungan ayah dan anak. Tarkam menjadi latar yang memperkaya cerita lewat komedi, konflik, dan budaya yang dekat dengan keseharian masyarakat,” ujar Ody.

Produser Arci Fadillah menilai tema tersebut relevan dengan pengalaman banyak keluarga Indonesia. Menurut dia, setiap ayah memiliki harapan besar agar anaknya dapat meraih mimpi, tetapi pada saat yang sama harus belajar menghargai pilihan anak.

Sementara itu, Direktur Utama ESI sekaligus produser eksekutif Garnet Geraldine Tanja mengatakan keputusan mengangkat dunia tarkam didasarkan pada besarnya basis penggemar sepak bola di Indonesia.

“Indonesia memiliki sekitar 160 juta penggemar sepak bola. Kami melihat ada kelompok penonton yang besar, tetapi belum banyak direpresentasikan dalam film Indonesia. Karena itu kami berharap Bapakmu Kiper dapat menjangkau mereka,” kata Garnet.

Film ini merupakan produksi perdana Entelekey Sinema Indonesia yang disutradarai Ody Harahap dengan skenario karya Titien Wattimena dan Aaron Hart. Selain Fedi Nuril dan Ali Fikry, film ini juga dibintangi Tanta Ginting, Augie Fantinus, Vidi Bule, Neysa Chandria, Ochi Manan, Arnold Kobogau, Lucky Moniaga, Djaitov Tigor, Chrismanto Eka Prastio, Rian Reza, Dwi Yabes, Didi Murs, Mahmud Jabrik, dan Joko Nugroho.

Melalui perpaduan drama keluarga dan budaya sepak bola kampung, Bapakmu Kiper berupaya menghadirkan cerita tentang rekonsiliasi, kesempatan kedua, serta pentingnya komunikasi dalam hubungan antara ayah dan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *